Senja Merah

Indah sekali, batinnya. Dia selalu suka senja yang seperti ini. Kumpulan awan di barat tampak memerah mengiringi kepergian matahari. Sedikit rona pada langit yang biasanya biru cerah.

Sayang sekali dia terlambat menyadarinya. Kakinya telah melangkah melewati batas pagar, membawa serta seluruh tubuhnya. Tapi, ini kan gedung berlantai 40. Mudah-mudahan saja masih ada waktu yang cukup lama sebelum dia menghantam aspal di bawah sana. Cukup lama untuk menikmati senja merah yang indah ini.

2 Replies to “Senja Merah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *