Ngapain Aja di Malang?

Selfie sebelum boarding di Bandara Halim

Tanggal 18 Februari lalu, kami sekeluarga pulang kampung ke Malang. Walaupun sempet drama turbulence pas landing, the rest of the trip went well. Kami ke Malang sebetulnya untuk menyelesaikan beberapa urusan keluarga. Tapi ga mungkin kan seminggu di sana ga ke mana-mana, apalagi bawa bocah umur 14 bulan yang lagi aktif-aktifnya. 

Kami memutuskan untuk berkeliling ke taman-taman di Malang. Tujuan utamanya ya biar si bocah puas lari dan main. Selain itu, hemat cuy, secara gratis. Bagi yang belum tau, taman di Malang sekarang bagus-bagus loh. Tapi karena keterbatasan waktu dan tenaga, kami baru sempat mampir ke beberapa tempat aja. 

Alun-alun Malang

Bocah kegirangan bisa jalan-jalan di rumput

Sayangnya di sini cuma sebentar karena hujan. Padahal tempatnya luas dan Langit seneng banget menjelajah. Dia cuek aja jalan sendirian di rumput yang basah kena ujan, ngejar burung merpati, bahkan sok akrab ke bapak-bapak yang ngaso di salah satu bangku taman. 

Hutan Kota Malabar

Pintu gerbang Hutan Kota Malabar

Sesuai namanya, tempat ini ibarat hutan kecil di tengah kota. Rimbun dan sejuk. Kami sempet bertatapan ama seekor tupai sebelum dia akhirnya kabur naik pohon. Tapi waspadalah terhadap makhluk-makhluk kecil macem serangga, laba-laba, ulet, dan nyamuknya ampun. Kalo bawa bayi atau balita, sedia minyak telon atau krim anti nyamuk ya. 

Taman Merbabu

Bapak-anak main ayunan

Taman ini hasil CSR produk kecantikan (silakan gugling untuk info lebih akurat). Di sini ada beberapa ayunan, dan alat olahraga yang sayangnya udah pada rusak. Banyak bangku, jadi enak bisa duduk-duduk santai. Ada batu-batu buat pijat refleksi kaki, alias alat penyiksaan jaman abad pertengahan. Sakit, jendral!

Pijat refleksi kakinya kakaaaak
Eh ternyata cuma tiga tempat ya? Dikit amat. Tadinya mau ke Taman Slamet segala, tapi belum sempet. Oh iya, sekadar info, di Malang kami bepergian pake jasa transportasi online. Tapi sampe tulisan ini dibuat, mereka masih kucing-kucingan dan beberapa ada yang diintimidasi oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan. Mudah-mudahan masalahnya cepet beres deh, biar lebih seru dan mudah lagi untuk keliling Malang.  

6 Replies to “Ngapain Aja di Malang?”

  1. Saya malah baru tau dua tempat terakhir itu, kmaren ke Malang malah cuma melintas sebentar di Alun2nya, dan ya kota itu tetep masih keren seperti dulu & saya masih menikmati naik angkot disana hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *